Warkop atau warung kopi pada jaman sekarang bisa dibilang
sangat berbeda 180 derajat dengan yang ada pada jaman dulu. Jika pada jaman
dulu sebuah warung kopi hanyalah sebuah tempat sederhana yang hampir bisa
dikatakan tidak memiliki fasilitas lainnya selain kursi dan meja saja. Namun
kini di era perkembangan teknologi yang semakin maju dengan pesat, sebuah
warung kopi telah menjadi lebih dari sebuah tempat yang hanya menyediakan makan
dan minum saja atau sebagai tempat untuk sekedar ngaso setelah seharian
beraktifitas. Secara sekilas memang tidak nampak jelas hubungannya antara
warung kopi dengan kemajuan teknologi, tetapi dengan semakin berkembangnya
teknologi secara tidak langsung turut andil dalam eksistensi warung kopi pada
jaman sekarang ini.
Sebagai contoh dari kemajuan teknologi yang berperan dalam
eksistensi warung kopi pada jaman sekarang adalah jaringan internet wireless. Di
jaman sekarang mayoritas semua warung kopi pasti memiliki fasilitas jaringan
internet wireless atau wi-fi yang bisa
diakses secara gratis oleh para pengunjungnya. Fasilitas wi-fi gratis dengan
akses kecepatan tinggi disediakan sebagai daya tarik daripada sebuah warung
kopi tersebut. Selain sebagai daya tarik, tujuan utama dengan adanya fasilitas
wi-fi gratis adalah untuk meningkatkan profit dari warung kopi tersebut, dengan
harapan supaya pengunjung bisa betah berlama-lama untuk nongkrong, dan tentunya
lebih banyak memesan makanan maupun minuman yang tersedia. Apabila menilik pada
jaman dulu, dimana jaringan internet wireless adalah sebuah hal yang masih
sangat langka, hal ini tentu saja bisa menjadi salah satu faktor pembeda dari
warung kopi pada ‘Jaman Old’ dan ‘Jaman Now’ di jaman yang serba maju seperti
sekarang.
Selain jaringan wi-fi gratis, peran dari media sosial yang semakin
menjamur pada saat sekarang tentu tak bisa dilepaskan sebagai faktor pendukung
yang lain dalam eksistensi warung kopi. Sekarang, para pemilik warung kopi bisa
dengan mudah mempromosikan usaha mereka kepada khalayak. Banyak platform-platform
media sosial yang dengan mudah bisa didapatkan dan digunakan sebagai sarana
promosi gratis secara online, sedangkan kalau pada jaman dulu para pemilik
warung kopi pasti akan mengalami kesulitan untuk mempromosikan usahanya.
Disamping itu, banyaknya vlogger independen dan juga para food-blogger bisa
juga menjadi sarana promosi alternatif yang bisa dimanfaatkan dengan dukungan
teknologi yang kian melaju pesat.
Pada saat sekarang ini, warung kopi telah bertransformasi
menjadi sebuah tempat yang tak hanya sebagai tempat yang identik dengan
pengunjung hanya dari kaum adam saja atau sekedar tempat untuk mampir minum dan
melepas lelah, namun juga sebagai tempat yang banyak dijadikan tujuan untuk
nongkrong untuk sekedar menghabiskan waktu bersama dengan teman-teman se-geng,
baik itu oleh para laki-laki ataupun perempuan. Dengan semakin banyak warung
kopi yang menawarkan konsep cozy dan kekinian, para kaum hawa pun kini tak lagi
segan jika harus nongkrong bersama dengan pengunjung laki-laki yang lain. Jika kembali
pada kondisi warung kopi di jaman dulu, yang mana mayoritas atau bisa dibilang
100% dari pengunjung warung kopi tersebut adalah dari kaum adam saja, tentunya
hal ini menjadi perbedaan yang sangat mencolok sekali.
Sebagai contoh misalnya,
warung kopi di jaman sekarang selain memberikan fasilitas jaringan wi-fi gratis
bagi para pengunjungnya juga memberikan fasilitas tempat parkir yang luas dan
juga toilet yang bersih. Meskipun terkadang hal ini dianggap sebagai hal yang
sepele, namun kadang kala para pengunjung menjadi tidak mood apabila hendak
mampir ke sebuah warung kopi jika mereka tidak bisa menemukan tempat untuk
memarkir kendaraannya atau jika mereka harus pergi ke tempat lain untuk sekedar
pergi ke toilet, khususnya bagi kaum hawa.
Meski dengan kemajuan teknologi yang sangat pesat banyak
memberikan perubahan konsep pada warung kopi di jaman serba modern seperti
sekarang, namun tidak menutup kemungkinan jika saat ini masih ada warung kopi
yang tetap berkonsep seperti warung kopi ‘Jaman Old’ – dengan tempat sederhana
dan fasilitas seadanya. Semua itu tentu tidak lepas dari seberapa besar modal
yang dimiliki oleh pemilik dari warung kopi tersebut. Dengan semakin besarnya
modal tentu akan berdampak pada kelangsungan dari warung kopi tersebut dalam memenuhi
‘permintaan pasar’ di jaman sekarang.
Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca tulisan yang tentu masih banyak kekurangan di sana-sini dalam blog ini. Semoga tulisan ini bisa memberikan sedikit manfaat bagi anda semua. Silahkan tinggalkan komentar dibawah jika ingin berkomentar. Have a good day 😊